Senin, 05 November 2012

Pedang Zulfikar


Pedang Zulfikar

Pedang Zulfikar
Pedang Zulfikar
Seorang  pemuda di Yaman menemukan cetakan al-Quran tertua yang pernah dikenali dalam sebuah gua. Walaupun ditawari ratusan juta rupiah, pemuda ini menolak melepaskan al-Quran tersebut.
Diberitakan al-Arabiya pekan ini, pemuda yang tidak disebutkan namanya ini mengaku menemukan alQuran itu terbungkus sampul kulit di dalam sebuah gua di dalam gunung, sebelah selatan kota Dhale.
Dalam halaman pertama Quran ini terdapat tulisan: "Manuskrip ini ditulis tangan pada tahun 200 hijriyah (815 masehi)".
Dalam pengujian keaslian, diketahui bahwa manuskrip kitab suci itu asli. Berarti, cetakan al-Quran itu adalah yang tertua yang pernah ditemukan.
Bukti kebenaran penanggalan bisa dilihat dari jenis tulisan yang digunakan. Dalam al-Quran ini tidak ada titik-titik yang terdapat dalam abjad Arab masa kini. Tulisan dalam al-Quran ini adalah tulisan Arab lama. Titik-titik baru ditambahkan pada beberapa abad berikutnya untuk membedakan huruf yang hampir sama.
Pemuda ini pernah ditawari uang sebesar 12 juta riyal Yaman atau sekitar Rp538 juta namun menolaknyadan memutuskan untuk tetap menyimpannya.
Selain menemukan al-Quran tertua itu, pemuda ini juga dilaporkan menemukan pedang Zulfikar, yangmerupakan hadiah dari Nabi Muhammad SAW untuk khalifah Islam keempat Ali bin Abi Talib yang jugamerupakan menantunya.
Dalam sejarah islam, sahabat Ali bin Abi Talib memiliki peran yang sangat besar. Ia dikenal sebagai salah satu pendekar islam yang cerdas. Ali dilahirkan pada Jumat, 13 bulan Rajab, 12 tahun sebelum Rasulullah SAW menerima wahyu pertamanya. 
Selain dua hal itu, yang selalu melekat dengan sosok Saidina Ali adalah pedangnya yang bermata dua yang dinamakan pedang Zulfikar.
Pedang bermata dua ini memiliki simbol jihad dan juga keberanian Saidina Ali dalam menegakkan kebenaran. Keberaniannya sebagai pendekar terbukti dalam perang Uhud, di mana saat pasukan islam terpukul hebat saat itu Saidina Ali lah yang paling gigih melindungi Rasulullah, hingga terdengar suara malaikat Jibril berkata “Tiada pedang selain Zulfikar dan tiada pahlawan selain Ali”
Pedang tersebut awalnya milik Nabi Muhammad SAW, yang kemudian diberikan kepada Saidina Ali. Sebagian ulama mengatakan bahwa pedang tersebut adalah Raja segala Besi. Setelah Ali terbunuh pedang tersebut ikut lenyap dan ada riwayat mengatakan pedang Zulfikar akan kembali muncul di akhir zaman. Saidina Ali wafat pada 17 Ramadhan tahun 40 Hijriyah.

0 komentar:

Poskan Komentar